Seblak adalah makanan Indonesia khas Bandung yang kini popular karena rasa pedasnya. Seblak biasanya terbuat dari kerupuk basah yang dimasak dengan berbagai bumbu serta tambahan lain seperti bakso, sosis, telur, dan sayuran.
Seblak digemari banyak orang, namun jika dikonsumsi berlebihan akan membawa dampak negative untuk Kesehatan.
Kerupuk dalam seblak biasanya digoreng atau direbus dan memiliki kandungan kalori yang tinggi. Bumbu pedas dari cabai mengandung capsaicin yang memberikan rasa pedas. Dan minyak penyedap rasa dapat menambah kandungan lemak dan natrium.
Dilansir dari klikdokter.com dibawah ini adalah potensi penyakit jika terlalu sering memakan seblak:
- Gastritis dan Tukak Lambung
Lambung bisa mengalami iritasi jika mengkonsumsi makanan pedas secara berlebihan. Cabai yang memiliki kandaungan capsain akan merangsang asam lambung yang berlebihan dan in menyebabkan peradangan pada lapisan lambung.
- Asam Lambung (GERD)
Makanan yang pedas dan berlemak tinggi akan memicu naiknya asam lambung ke esofagus dan menyebabkan GERD.
- Hipertensi
Seblak mengandung tinggi garam dan penyedap rasa. Asupan natrium yang berlebihan dapat membuat tekanan darah meningkat.
- Obesitas dan Sindrom Metabolik
Kalori yang tinggi pada seblak, terutama dari kerupuk, minyak, dan tambahan protein olahan seperti bakso dan sosis dapat menyebabkan berat badan meningkat.
- Kolesterol Tinggi
Kandungan minyak yang cukup banyak dari seblak dan lemak jenuh dari sosis dan bakso dapat membuat kadar kolesterol LDL (Kolesterol jahat) meningkat.
- Dehidarasi dan Gangguan Ginjal
Makanan yang pedas dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat melalui keringat. Natrium yang tinggi juga dapat membebani kerja ginjal.
Seblak memiliki potensi dampak yang negative untuk tubuh dan Kesehatan, untuk itu Batasi frekuensi mengkonsumsi seblak dan tidak berlebihan.
Ferryansyah
Sumber: klikdokter.com






