Pangandaran, katajurnalis.com.
Debit air Sungai Citanduy terus meningkat setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu sejak pagi hari. Kenaikan debit air tersebut menyebabkan tanggul Kedung Palumpung di Desa Ciganjeung jebol, sehingga air meluap dan membanjiri permukiman warga.
Kepala Desa Ciganjeung, Imang Wardiman, menjelaskan banjir yang terjadi hari ini merupakan banjir susulan.
“Tanggul Kedung Palumpung jebol sekitar tiga meter. Air langsung masuk ke pemukiman,” ujarnya kepada katajurnalis.com, Sabtu (15/11/2025)
Imang menuturkan, sedikitnya 140 kepala keluarga (KK) di tiga dusun terdampak dan terpaksa mengungsi. Tinggi muka air yang mencapai 1 hingga 1,5 meter membuat warga memilih mencari tempat yang lebih aman, apalagi cuaca diperkirakan masih berpotensi hujan.
“Belum ada bantuan dari pemerintah untuk proses evakuasi. Kami sangat membutuhkan alat seperti perahu untuk memindahkan warga yang terjebak banjir,” tegas Imang.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian warga masih sibuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Sementara yang lain sudah mengungsi ke dataran lebih tinggi untuk menghindari banjir susulan. Sebagian warga juga masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu bantuan datang.
Ntang – DRY






