Kata Berita

Kepergok Warga, Pencuri di SMK Kalipucang Nyaris Diamuk Massa

×

Kepergok Warga, Pencuri di SMK Kalipucang Nyaris Diamuk Massa

Sebarkan artikel ini
Warga saat menunjukan jendela sekolah yang dibobol maling. Foto: Wawan Hermawan

Pangandaran, Katajurnalis.com.

Aksi pencurian terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Informatika Al-Kautsar, Dusun Sindangsari, Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jumat (6/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Dua pria yang diduga pelaku pencurian kepergok warga saat beraksi di area sekolah.

Kusno, warga sekitar, mengaku curiga melihat dua pria tak dikenal di dekat lingkungan sekolah. Salah satu di antaranya terlihat membawa karung. Saat hendak dihampiri untuk ditanya, salah satu pria melarikan diri. Warga kemudian berteriak “maling” sehingga memicu warga lain keluar rumah dan melakukan pengejaran.

Dalam aksi kejar-kejaran tersebut, satu pelaku sempat terjatuh ke jurang saat berusaha kabur. Pelaku berhasil diamankan warga, namun nyaris menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, anggota Polsek Kalipucang segera tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari kerumunan warga.

Sementara itu, satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Warga yang berkumpul di lokasi kemudian memeriksa isi karung yang dibawa pelaku. Setelah diinterogasi, pelaku akhirnya mengakui telah melakukan pencurian di ruang guru SMK Informatika Al-Kautsar.

Baca Juga  Hantam Truk Parkir, Pedagang Tahu Bulat Tewas di Pamarican Ciamis

Dari tangan pelaku, warga menemukan sejumlah barang yang diduga hasil curian, di antaranya gulungan kabel listrik, kabel internet beserta perangkatnya, komponen CPU komputer bekas, serta uang logam. Selain itu, satu unit sepeda motor Honda Grand yang diduga milik pelaku turut diamankan, bersama sejumlah alat seperti obeng, tang, dan pisau.

Yanto, salah satu warga, menyebut pelaku diduga masuk ke ruang guru melalui jendela belakang. Menurutnya, kondisi pintu dan jendela depan masih terkunci dan tidak terlihat kerusakan mencolok. “Diduga pelaku menjebol jendela belakang menggunakan obeng, lalu menutupnya kembali sehingga nyaris tidak terlihat bekas congkelan. Aksinya cukup rapi,” ujarnya.

Pelaku diduga mengambil beberapa komponen elektronik dari CPU komputer serta membuka laci meja yang berisi uang logam milik bendahara guru. Pihak sekolah masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian, yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Menurut pengakuan sementara, pelaku yang tertangkap mengaku berasal dari wilayah Kabupaten Ciamis. Ia juga sempat meminta warga menyampaikan pesan kepada keluarganya jika terjadi sesuatu terhadap dirinya saat diamankan.

Baca Juga  Tenggelam di Curug Penganten, BPBD Ciamis Rela Menyelam Evakuasi Kamera Milik WNA

Pelaku kini telah dibawa ke Polres Pangandaran untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh Satreskrim. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang melarikan diri.

Wawan Hermawan – DRY