Ciamis, katajurnalis.com
Sukses memberikan dampak positif di tanah air, inovasi strategi pemasaran digital karya dosen Universitas Galuh (Unigal) Ciamis kini resmi melesat ke kancah internasional. Program inovatif bertajuk ELING SIBER (E-writing Slogan Iklan Berbahasa Inggris) siap direplikasi untuk membantu para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Negeri Jiran, Malaysia.
Langkah go-international ini ditandai dengan kolaborasi strategis antara Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan Universitas Galuh yang mengirim 24 dosen dan 2 orang mahasiswa. Pertemuan resmi kedua institusi lintas negara ini telah berlangsung pada 18 Juni 2026 silam untuk mematangkan jalannya program.

Tiga Tahun Sukses di Indonesia, Siap Didiseminasikan ke Malaysia
Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP Universitas Galuh, Dedeh Rohayati, mengungkapkan inovasi ini bukan program instan. ELING SIBER telah dikembangkan dan diuji coba selama tiga tahun berturut-turut di wilayah Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar, Jawa Barat.
“Pertemuan ini merupakan upaya replikasi ELING SIBER sebagai inovasi strategi pemasaran di era digital sekaligus diseminasi hasil penelitian tim Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Galuh di negara jiran Malaysia,” ujar Dedeh Rohayati saat diwawancarai di kediamannya.
Apresiasi Tinggi dari Akademisi Malaysia
Rencana replikasi ini mendapat sambutan hangat dari pihak UTHM. Perwakilan UTHM, Prof. Madya Dr. Sazuliana Binti Sanif, menyampaikan apresiasi mendalam atas program pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh FKIP Unigal ini.
Menurut Prof. Sazuliana, ELING SIBER sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi pelaku usaha makanan dan minuman (kuliner) saat ini. Pelatihan penulisan slogan iklan berbahasa Inggris berbasis e-writing dipercaya mampu mendongkrak daya saing UMKM lokal di pasar digital yang tanpa batas.
“Kolaborasi antara Universitas Galuh dan UTHM melalui program ini memiliki potensi yang besar untuk menjadi model kerja sama internasional yang berkelanjutan,” tutur Prof. Sazuliana dalam pertemuan tersebut.
Sazuliana berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya, sekaligus memperkuat hubungan antara Indonesia dan Malaysia melalui pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.
Lokus Perdana : Sasar UMKM Kuliner di Kuala Lumpur
Sebagai langkah awal, program replikasi ELING SIBER di Malaysia akan dipusatkan di ibu kota Kuala Lumpur dengan menyasar pelaku UMKM di sektor produk minuman.
Dedeh Rohayati mengonfirmasi bahwa persiapan teknis dan komunikasi dengan mitra lokal di Malaysia berjalan sangat lancar.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi ini, khususnya atas bantuan Prof. Madya Dr. Sazuliana Binti Sanif, saya telah menghubungi mitra penerima manfaat pengabdian di Kuala Lumpur dan mereka siap menerima manfaat dari inovasi ini,” tambah Dedeh optimis.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas promosi digital pelaku usaha Malaysia, tetapi juga membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas mulai dari pertukaran mahasiswa hingga diseminasi riset bersama antar-kedua negara.
Aditya TW






