Ciamis, katajurnalis.com.
Hari pertama Tahun Ajaran Baru 2026/2027 menjadi momen yang sunyi bagi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Salakaria. Bagaimana tidak, pada penerimaan peserta didik baru tahun ini, sekolah tersebut tercatat hanya mendapatkan satu orang siswa baru.
Uniknya, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang biasanya meriah, terpaksa harus ditunda. Alasan di baliknya pun terbilang tidak biasa: sang murid tunggal jatuh sakit di hari pertama sekolah.
Kepala Sekolah SDN 2 Salakaria, Dani Purnama, membenarkan situasi tidak biasa yang tengah dihadapi instansinya tersebut.
”Tahun ini kami hanya menerima 1 siswa saja dan MPLS sempat ditunda karena hari pertama siswa tersebut jatuh sakit,” kata Dani Purnama kepada katajurnalis.com, Kamis (16/7/2026).
Dampak Kampung KB: Didominasi Lansia
Minimnya jumlah siswa di SDN 2 Salakaria bukan tanpa alasan. Lokasi sekolah yang berada di kawasan Keluarga Berencana (Kampung KB) menjadi faktor utama menyusutnya jumlah anak usia sekolah di daerah tersebut.
Program pengendalian penduduk yang sukses di masa lalu, dikombinasikan dengan migrasi usia produktif, membuat kampung di sekitar sekolah kini mayoritas didominasi oleh warga lanjut usia (lansia). Akibatnya, keberadaan anak-anak usia dini di wilayah tersebut menjadi sangat langka.
Alasan Orang Tua Tetap Memilih SDN 2 Salakaria
Satu-satunya siswi baru yang mendaftar di SDN 2 Salakaria tersebut diketahui bernama Akila Fatimatul. Meskipun anaknya menjadi murid tunggal di kelas satu, sang ibu, Nur, mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Faktor jarak menjadi pertimbangan utamanya.
”Saya memilih sekolah ini karena lokasinya yang dekat dengan rumah. Ada sekolah yang banyak siswanya, tapi jarak dari rumah ke sekolah sangat jauh,” ucap Nur.
Pihak sekolah memastikan bahwa meski hanya memiliki satu siswa di kelas satu, proses belajar mengajar akan tetap berjalan optimal. Hak Akila untuk mendapatkan pendidikan yang layak akan tetap dipenuhi sepenuhnya oleh para guru di SDN 2 Salakaria begitu ia dinyatakan sembuh dan siap belajar.
Aditya TW






