Kata Berita

Banjir Kiriman Rendam 115 Rumah di Kalipucang Pangandaran

×

Banjir Kiriman Rendam 115 Rumah di Kalipucang Pangandaran

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, katajurnalis.com.

Hujan deras yang mengguyur wilayah utara serta Kabupaten Cilacap, disertai pasangnya air laut, memicu banjir kiriman yang melanda kawasan Majingklak, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran.

Kepala Desa Pamotan, Andi Suwandi, menjelaskan banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi di wilayah hulu dan fenomena pancaroba yang menyebabkan air laut pasang. Kondisi ini semakin diperburuk karena belum adanya pembangunan tanggul atau penahan abrasi di aliran Sungai Citanduy.

“Air sungai datang cukup deras akibat kiriman dari wilayah utara dan pasangnya air laut. Akibatnya, air meluap hingga ke jalan dan permukiman,” ujar Andi saat dihubungi, Minggu pagi (9/11/2025).

Banjir tersebut berdampak cukup luas di wilayah Dusun Majingklak. kata Andi, sedikitnya 115 rumah warga terendam banjir rob.

“Selain itu, akses jalan provinsi, jalan pemda, dan jalan desa sempat sulit dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat,” sebutnya.

Tak hanya pemukiman, sambung Andi, sekitar 5 hektare lahan pertanian dan 5 kolam ikan milik warga turut terdampak, bahkan beberapa di antaranya jebol akibat derasnya arus.

Baca Juga  Bermalam di Saung, Pemancing Asal Kota Banjar Raib Misterius di Nusakambangan

“Meski tidak ada korban jiwa, warga mengalami kerugian materi sekitar Rp35 juta,” tambahnya.

Pemerintah Desa Pamotan kini terus melakukan langkah kewaspadaan dan kesiapsiagaan di titik-titik rawan banjir.

“Kami juga memantau kondisi air Sungai Citanduy secara berkala,” jelas Andi.

Kini kondisi air di Dusun Majingklak mulai berangsur surut, dan sebagian warga sudah kembali beraktivitas seperti biasa.

DRY