Pangandaran, katajurnalis.com.
Luapan Sungai Citanduy akibat curah hujan tinggi semakin meluas. Puluhan kios di pasar Kalipucang, pangandaran, Rabu (12/11/2025) pagi tergenang banjir hingga aktivitas jual beli lumpuh total. Semua pedagang terpaksa memindahkan barangnya ke area terminal angkutan umum agar tetap bisa berjualan.
Ketua pedagang pasar Kalipucang, Ugi Sugianto menyebut, akses masuk ke area pasar lumpuh akibat banjir. Akibatnya tidak ada pembeli yang datang dan berdampak pada omzet penjualan. Pedagang terpaksa menyewa becak untuk mengangkut barang ke terminal.
“Banjir ini menyebabkan aktivitas jual beli di dalam pasar menjadi lumpuh, kami terpaksa memindahkan barang dagangan ke area terminal agar bisa tetap berjualan,” kata Ugi kepada katajurnalis.com.

Selain area pasar, banjir luapan sungai Citanduy juga menyebabkan ruas jalan nasional di pertigaan Kalipucang, tergenang banjir sejak kemarin siang. Arus lalu lintas kedua arah terganggu lantaran laju kendaraan yang tersendat.
Banjir Citanduy juga menyebabkan puluhan rumah warga di Desa Sukanagara dan Desa CIganjeng, Kecamatan Padaherang serta di Desa Kalipucang dan Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, terendam banjir hingga ketinggian 50 sentimeter.
Wawan Hermawan – ATW






