Kata Berita

Cegah Banjir Berulang, Herdiat Minta Penanganan Sungai Citalahab Dipercepat

×

Cegah Banjir Berulang, Herdiat Minta Penanganan Sungai Citalahab Dipercepat

Sebarkan artikel ini

Ciamis, Katajurnalis.com.

Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya meninjau langsung lokasi banjir di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, setelah Sungai Citalahab meluap dan merendam permukiman warga. Dalam kunjungan tersebut, Herdiat memastikan kondisi warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan darurat di lapangan.

Berdasarkan data sementara pemerintah daerah, sekitar 300 kepala keluarga terdampak banjir yang terjadi untuk kedua kalinya di sungai tersebut. Sebanyak 164 warga sempat mengungsi ke masjid pada malam hari karena rumah mereka terendam air.

“Kurang lebih ada 300 kepala keluarga terdampak. Tadi malam 164 orang mengungsi karena rumahnya terendam. Sekarang air sudah mulai surut dan sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Herdiat saat meninjau lokasi, Selasa (17/02/2026)

Dalam peninjauan itu, bupati didampingi jajaran pemerintah daerah serta perwakilan staf kepresidenan. Rombongan meninjau dapur umum, tanggul sungai, dan permukiman warga guna memastikan penanganan berjalan optimal.

Herdiat menilai penanganan Sungai Citalahab menjadi langkah mendesak agar banjir tidak kembali terulang. Pemerintah Kabupaten Ciamis, kata dia, telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk percepatan penanganan.

Baca Juga  Bupati Ciamis Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi 2025, Ini yang Dibahas

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWS dan juga berkomunikasi dengan gubernur. Penanganan sungai ini harus segera dilakukan. Kalau tidak, saat hujan besar turun lagi, banjir bisa terjadi kembali,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga mendirikan dapur umum untuk membantu warga terdampak yang belum dapat beraktivitas normal. Fasilitas tersebut disiapkan guna memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang rumahnya masih tergenang atau belum dapat digunakan.

“Dapur umum sudah kita siapkan meskipun seadanya. Paling tidak bisa membantu warga yang belum bisa memasak di rumahnya,” kata Herdiat.

Menghadapi cuaca yang masih fluktuatif dan berpotensi ekstrem, bupati mengimbau masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Sosialisasi terus kami lakukan melalui para kepala desa agar masyarakat berhati-hati dan siaga. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Cucu Agus Lesmana – DRY