Banjar, Katajurnalis.com.
Pohon durian tua roboh hingga menimpa rumah warga lantaran tidak kuat menahan terpaan hujan deras yang disertai angin kencang,
Peristiwa tersebut terjadi di Lingkungan Cipadung, RT 08 RW 03, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Jumat, 6 Maret 2026, sekitar pukul 11.49 WIB.
Kepala Seksi Darurat dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andriana, mengatakan pohon durian tersebut diduga telah berusia tua dan kondisinya rapuh sehingga mudah roboh saat cuaca buruk.
“Berdasarkan laporan warga, hujan turun cukup deras disertai angin kencang. Pohon durian yang kondisinya sudah tua dan lapuk akhirnya tumbang dan menimpa bagian atap rumah,” kata Yudi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, sebagian atap rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa batang dan dahan pohon.
Mendapat laporan tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Banjar segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas membawa peralatan evakuasi, termasuk mesin pemotong kayu, guna mengevakuasi batang pohon yang menimpa bangunan.
Setibanya di lokasi, tim melakukan kaji cepat untuk memastikan kondisi pohon dan tingkat kerusakan rumah. Proses evakuasi kemudian dilakukan dengan memotong batang serta dahan pohon secara bertahap menggunakan mesin gergaji mesin agar beban pada atap rumah berkurang.
Petugas juga memastikan proses penanganan berlangsung aman serta tidak mengganggu jaringan kabel utilitas di sekitar lokasi.
Setelah beberapa waktu, seluruh material pohon berhasil dipindahkan dari atas rumah warga dan area sekitar dibersihkan. Situasi di lokasi kemudian dinyatakan aman dan terkendali.
Penanganan kejadian itu melibatkan personel BPBD Kota Banjar dengan bantuan relawan Palang Merah Indonesia (PMI).
BPBD Kota Banjar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, terutama pohon tumbang di sekitar permukiman.
“Jika ada pohon yang sudah tua, lapuk, atau berpotensi tumbang di sekitar rumah, sebaiknya segera dipangkas atau dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani lebih awal,” imbaunya.
Andriansyah






