Kata Berita

Diduga Setubuhi 5 Muridnya, Oknum Kepsek Asal Tasikmalaya Diamankan Polisi di Pangandaran

×

Diduga Setubuhi 5 Muridnya, Oknum Kepsek Asal Tasikmalaya Diamankan Polisi di Pangandaran

Sebarkan artikel ini
Oknum Kepsek SD asal Tasikmalaya yang diduga cabuli lima orang murid di pangandaran. Foto: humaspolrespangandaran

Pangandaran, Katajurnalis.com.

Seorang pria berinisial UR (55) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pangandaran. UR diduga kuat telah melakukan tindak pidana kekerasan dan persetubuhan terhadap lima remaja perempuan di bawah umur di sebuah penginapan di wilayah Pangandaran.

Kasus mengerikan ini mencuat pada Rabu dini hari (10/12/2025) setelah warga sekitar dikejutkan oleh jeritan. Warga melihat para korban berlarian keluar dari kamar penginapan dalam kondisi ketakutan dan mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelima korban yang semuanya masih di bawah umur dengan rentang usia 14, 15, 16, 17, dan 17 tahun awalnya berada bersama pelaku, UR, di penginapan tersebut. Pelaku diduga memancing para korban dengan memberikan minuman keras.

Dugaan persetubuhan muncul setelah dua dari lima korban dilaporkan tidak sadarkan diri usai mengonsumsi minuman keras yang diberikan UR.

Pada malam harinya, pelaku kembali mengajak korban untuk minum minuman keras. Puncak kejadian terjadi ketika salah satu korban menolak ajakan pelaku untuk melakukan hubungan badan. Pelaku merespons dengan emosi dan langsung melakukan kekerasan fisik, termasuk tamparan, pukulan, dan tendangan.

Baca Juga  Rampung 100 Persen, Sungai Citanduy Ditutup untuk Isi Waduk Bendungan Leuwikeris

Para korban yang panik dan ketakutan akibat penganiayaan tersebut kemudian berteriak histeris dan melarikan diri ke luar kamar untuk mencari pertolongan.

Teriakan tersebut segera menarik perhatian warga setempat. Warga bergegas mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan pelaku, UR, sebelum personel kepolisian tiba.

Personel Reskrim Polres Pangandaran segera mendatangi lokasi kejadian, mengambil alih pengamanan pelaku dari warga, dan membawanya ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, kelima korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan pendampingan psikologis.

Penyidik telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan insiden tragis ini.

“Benar, pelaku berinisial UR telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan intensif. Korban seluruhnya masih di bawah umur dan sudah mendapatkan penanganan medis serta pendampingan dari Unit PPA,” ujar Aiptu Yusdiana saat dikonfirmasi Jumat (12/12/2025).

Ia menegaskan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius dari Polres Pangandaran, terutama karena menyangkut tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur. Kasus ini sedang didalami lebih lanjut untuk proses hukum.

Baca Juga  Meski Tak Lagi Menjabat, dr. Herman Sutrisno Tetap Aktif Berbagi untuk Warga Banjar

DRY (Sumber Polrespangandaran.id)