Banjar, Katajurnalis.com.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar menyatakan telah merampungkan perbaikan tiga unit bak kontainer pengangkut sampah yang sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat pelat besi yang bolong.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar, mengatakan total terdapat delapan unit dari 46 kontainer yang mengalami kerusakan berat.
“Tiga dari delapan unit yang rusak berat sudah kami perbaiki dan kini kembali dioperasikan,” kata Asep saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, 3 Maret 2026.
Menurut dia, perbaikan dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait kontainer yang bocor sehingga sampah kerap tercecer saat proses pengangkutan. DLH, kata dia, berkomitmen menjaga kebersihan kota meski menghadapi keterbatasan armada.
Untuk mengawasi ketahanan hasil perbaikan, setiap kontainer yang keluar dari bengkel diberi tanda khusus berupa nomor urut serta tanggal perbaikan.
“Misalnya kontainer nomor 01 keluar bengkel pada 15 Februari 2026. Dari situ bisa dipantau berapa lama bertahan. Kalau cepat rusak, berarti ada persoalan dalam perawatan,” ujarnya.
Asep menjelaskan biaya perbaikan bervariasi, bergantung tingkat kerusakan dan kualitas material yang digunakan. Anggaran per unit berkisar antara Rp 2 juta hingga Rp 14 juta.
“Kalau menggunakan pelat besi kualitas biasa, umumnya tidak bertahan lama. Karena itu kami memilih material yang lebih baik agar lebih awet,” katanya.
Ia menambahkan, pembiayaan perbaikan sementara waktu menggunakan pergeseran anggaran bahan bakar minyak (BBM) operasional. Namun, ia memastikan langkah tersebut tidak akan mengganggu operasional pengangkutan sampah.
“Anggaran bensin untuk Desember kami geser lebih dulu untuk perawatan kontainer. Nanti akan diganti melalui mekanisme APBD Perubahan 2026,” kata Asep.
DLH Banjar menargetkan sisa lima kontainer rusak berat dapat diperbaiki secara bertahap agar pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan optimal.
Andriansyah






