Banjar, katajurnalis.com.
Menjelang libur Tahun Baru dan Natal, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Banjar terpantau mengalami kenaikan harga yang signifikan dari 50 persen hingga 100 persen. Komoditas bumbu dapur seperti cabai rawit merah kini tembus Rp 100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya kisaran Rp 40 ribu per kilogram di tingkat eceran.
Sementara cabai jenis lainnya mengalami kenaikan kisaran 50 persen. Sayuran seperti wortel yang semula kisaran Rp 10 ribu per kilogram, kini sudah dijual Rp 20-30 ribu per kilogramnya.
Pedagang mengaku kenaikan harga ini mempengaruhi omzet mereka. Kenaikan disebut selain karena pasokan yang berkurang, juga factor cuaca buruk yang mempengaruhi produksi.
Selain komoditas bumbu dapur dan sayuran, harga daging ayam juga mengalami kenaikan tinggi. di tingkat pengecer harga daging ayam sudah tembus Rp 42 ribu per kilogram.
“ini sih bukan harga naik tapi ganti harga,” kata Yuli Astuti kepada katajurnalis.com, Selasa (9/12/2025).
Menurut Rianti Savitri, Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Kota Banjar menyebut, kenaikan harga sejumlah komoditas bahan pokok dipicu oleh kelangkaan pasokan akibat cuaca buruk di daerah penghasil.
“Ada kenaikan beberapa bahan seperti cabai, sayuran dan daging ayam,” ucap Rianti Savitri.
Kabid Perdagangan mengaku pekan depan Pemerintah Kota Banjar akan menggelar operasi pasar murah di beberapa lokasi untuk menekan kenaikan harga.
“Kami berharap cuaca bisa kembali normal agar hasil panen melimpah dan harga tidak terus naik dan minggu depan kami akan melakukan operasi pasar,” tambah Rianti Savitri.
Cucu AL – ATW






