Kata Berita

Kayu Gelondongan Jatuh dari Truk Nyaris Timpa Pengendara Motor di Banjar

×

Kayu Gelondongan Jatuh dari Truk Nyaris Timpa Pengendara Motor di Banjar

Sebarkan artikel ini

Banjar, katajurnalis.com.

Sebuah balok kayu gelondongan nyaris menghantam pengendara motor di perempatan Djarum, Kota Banjar, Minggu (7/12/2025). Peristiwa bermula ketika satu balok kayu gelondongan jatuh dari truk dengan Nopol R 9268 OD berhenti di lampu merah. Ketika truk melaju di lampu hijau, satu gelondongan kayu terjatuh akibat terjerat kabel optic.

Kayu gelondongan itu nyaris menimpa pengendara motor, Indra (37) yang berada di belakang truk. Beruntung Indra bersama anak dan istrinya selamat. Diduga kayu gelondongan terjatuh akibat muatan yang bertumpuk tinggi hingga menyentuh kabel optic.

“Saya kaget saat kayu gelondongan jatuh tepat di depan saya dan hampir menimpa motor,” ujar Indra saat ditemui di lokasi kejadian.

Ia mengaku beruntung bisa sigap menghentikan laju kendaraannya sehingga terhindar dari hantaman kayu. Indra berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurutnya, masih banyak warga yang mengalami insiden hampir sama akibat kabel optik yang terpasang terlalu rendah dan truk bermuatan berlebih. Hal ini dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama pengendara roda dua yang posisinya lebih rentan.

Baca Juga  Hari Anti Korupsi Sedunia, Kejari Kota Banjar Kembalikan Rp 1,8 Miliar Uang Korupsi

Sementara itu, sopir truk, Ujang mengaku membawa muatan dari wilayah Panumbangan dan hendak mengirim ke salah satu pengolahan kayu di Kota Banjar. Ia tidak menampik bahwa muatan yang dibawanya melebihi ukuran standar.

“Selain kabel yang rendah, muatan saya memang agak lebih dari ukuran. Sering juga nyangkut kalau lewat jalur yang banyak kabel rendah,” akunya.

Warga berharap pemerintah daerah, pihak penyedia layanan kabel optik, serta instansi terkait lainnya segera melakukan penertiban. Langkah antisipasi diperlukan agar potensi kecelakaan seperti yang dialami Indra tidak kembali terulang dan keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.

Johan Wijaya – ATW