Ciamis, Katajurnalis.com.
Antusiasme masyarakat menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026 di wilayah Ciamis Selatan berlangsung sangat meriah. Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang menjadi pusat perayaan dan titik kumpul favorit untuk menikmati detik-detik pergantian tahun.
Tingginya jumlah pengunjung berdampak langsung pada kepadatan arus lalu lintas di jalur utama. Berdasarkan pantauan di lapangan, kemacetan sempat terjadi di ruas jalan penghubung Banjar–Pangandaran maupun sebaliknya, tepat saat pergantian tahun berlangsung. Arus kendaraan bahkan sempat lumpuh sesaat akibat membludaknya volume kendaraan.
Petugas gabungan dari unsur kepolisian dan TNI, dibantu relawan, harus bekerja ekstra untuk mengurai kepadatan agar kemacetan tidak mengunci total jalur protokol tersebut. Upaya rekayasa lalu lintas dan pengaturan arus kendaraan dilakukan secara intensif hingga kondisi berangsur normal.
Tak hanya persoalan lalu lintas, euforia malam tahun baru juga menyisakan persoalan lingkungan. Area Alun-alun Banjarsari dipenuhi tumpukan sampah yang berserakan, menjadi pekerjaan tambahan bagi petugas kebersihan di awal tahun.
Dinas terkait melalui UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Banjarsari bergerak cepat dengan menerjunkan petugas kebersihan yang dikenal sebagai “Pasukan Ungu” untuk membersihkan area publik tersebut sejak dini hari.
Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Banjarsari, Usin, mengatakan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan volume sampah dengan menyiagakan personel sejak sebelum pergantian tahun.
“Sesuai rencana, sejak pukul 23.00 WIB Pasukan Ungu sudah kami siagakan di sekitar Alun-alun. Kami sudah memperkirakan volume sampah akan meningkat. Setelah acara selesai, memang jumlah sampah sangat banyak sehingga petugas harus bekerja ekstra keras,” ujar Usin, Kamis (1/1/2026).
Menurutnya, sedikitnya enam personel diturunkan untuk melakukan pembersihan. Proses bersih-bersih dimulai sekitar pukul 00.15 WIB, sesaat setelah massa mulai meninggalkan lokasi.
“Karena tumpukan sampah cukup banyak, pembersihan memakan waktu lama. Petugas baru bisa menyelesaikan tugas sekitar pukul 03.00 WIB setelah area Alun-alun kembali bersih,” jelasnya.
Usin juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, termasuk saat merayakan momen pergantian tahun, sehingga ruang publik tetap nyaman dan beban kerja petugas kebersihan dapat diminimalisasi.
Joel – DRY






