Kata Berita

Kesepakatan Tinggal Janji, Jalan Mayjen Lili Kusumah Rusak parah dan Membahayakan pengguna jalan

×

Kesepakatan Tinggal Janji, Jalan Mayjen Lili Kusumah Rusak parah dan Membahayakan pengguna jalan

Sebarkan artikel ini
Kesepakatan Tinggal Janji, Jalan Mayjen Lili Kusumah Rusak parah dan Membahayakan pengguna jalan. Foto: Ist

Banjar, katajurnalis.com – Kerusakan parah di Jalan Mayjen Lili Kusumah, Kota Banjar, kembali menuai keluhan warga. Meski perbaikan dan pembatasan tonase truk berat telah disepakati sejak Juli lalu, hingga kini tak ada tindakan nyata dari pihak terkait.

Sejumlah warga menilai kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang itu semakin membahayakan pengguna jalan, terutama di malam hari.

“Jalan ini setiap hari dilewati warga, tapi rusaknya makin parah. Sangat berbahaya, terutama kalau malam hari,” ujar Ahmad Dimas, warga setempat.Senin 6 Oktober 2025 kepada awak media.

Hal senada disampaikan Ali Rosmawan, salah satu pengguna jalan. Ia menyoroti banyaknya kendaraan berat, seperti dump truck pengangkut batu bordir, yang melintas setiap hari dengan muatan berlebih.

“Dump truck yang lewat ukurannya besar-besar, bawa muatan berat. Jalan yang sudah rusak jadi makin hancur. Ini jelas di luar kapasitas jalan,” ungkapnya.

Ironisnya, permasalahan ini sebenarnya pernah dibahas dalam audiensi Lembaga Norma Terangi Rakyat (Lentera) Kota Banjar dengan DPRD Kota Banjar pada Rabu, 23 Juli 2025. Saat itu, perwakilan Dishub, Dinas PUTR, BBWS Citanduy, dan PT Nugraha Adi Raya sepakat untuk menurunkan tonase kendaraan dan melakukan perbaikan jalan. Namun, janji tersebut hingga kini belum terealisasi.

Baca Juga 

Menanggapi persolan tersebut Ketua Lentera, Ujang Solihin, memberikan tanggapan singkat ketika dikonfirmasi.
“Itu kembalikan lagi kepada para pihak yang membuat kesepakatan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) dan BBWS Citanduy hingga kini belum memberikan tanggapan terkait kerusakan jalan yang dikeluhkan warga setempat.

Hingga saat ini faktanya, truk bertonase besar masih melintas setiap dini hari, meninggalkan debu dan kerusakan yang kian parah di Jalan Mayjen Lili Kusumah. Warga pun berharap agar pemerintah segera menepati janji untuk memperbaiki jalan demi keselamatan bersama.

Redaksi