Pangandaran, katajurnalis.com.
Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, sukses menggelar kegiatan Lomba Santri Diniyah (Gelora) 2025 di Lapangan Kalipucang, Minggu (2/11/2025).
Kegiatan yang diikuti 800 santri dari berbagai Madrasah Diniyah (Madin) se-Kecamatan Kalipucang tampak meriah. Setiap peserta didampingi para ustaz, ustazah, dan guru pembimbing dari madrasah masing-masing.
Gelora Diniyah tahun ini menampilkan delapan kategori lomba, yakni Tahfidz Juz ‘Amma, Pidato Bahasa Indonesia, Baca Puisi Islami, Adzan, Kaligrafi, Seni Tradisional Islami, Senam Hijaiyah, dan Futsal. Para pemenang mendapatkan piagam penghargaan dan trofi dari panitia penyelenggara.
Antusiasme peserta tampak tinggi sejak pagi hingga acara berakhir. Sorak semangat dan dukungan dari sesama santri maupun guru pembimbing membuat suasana semakin hidup dan penuh kegembiraan.
Kepala Kementerian Agama Pangandaran, H. Yayan Herdiana melalui Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Abdul Gani, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
“Lomba Seni Santri Diniyah Takmiliyah ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah untuk menumbuhkembangkan potensi, bakat, dan kreativitas para santri,” ucapnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, budaya Islami, serta kecintaan terhadap seni bernilai dakwah.
Sementara itu, Ketua FKDT Kalipucang, Abdul Hafid, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga berfungsi sebagai ajang evaluasi kemampuan santri dan guru dalam bidang seni serta keagamaan.
“Tujuan utama kegiatan ini bukan hanya menyeleksi kemampuan anak, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk beraksi dan mengembangkan bakat di jenjang berikutnya,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Gelora Diniyah dapat menjadi tradisi positif yang terus berlanjut setiap tahun. Selain memperkuat pendidikan keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun karakter santri yang berakhlak, berbudaya, dan berdaya saing.
“Sudah saatnya pemerintah memberikan perhatian lebih kepada lembaga Diniyah, karena mereka berperan besar dalam membangun moralitas dan karakter bangsa,” harapnya.
Wawan Hermawan –DRY






