Pangandaran, Katajurnalis.com.
Di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Kantor Urusan Agama Kecamatan Cimerak mulai memantapkan langkah pelayanan melalui rapat koordinasi internal yang digelar di Aula KUA Cimerak, Kamis (19/2/2026).
Rapat yang dipimpin langsung Kepala KUA Cimerak, Hilman Purnama, diikuti seluruh unsur pegawai. Mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, staf administrasi, hingga petugas layanan operasional turut terlibat dalam pembahasan teknis program unggulan bertajuk “The Most KUA Move for Sakinah Maslahat”.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran KUA menelaah secara rinci panduan pelaksanaan program yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan nasional “Joyful Ramadhan Mubarak”.
Program ini mengacu pada arahan resmi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui surat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor B-104/DT.III.II/HM.01/2/2026 tertanggal 10 Februari 2026.
Hilman menjelaskan, konsep “The Most KUA” tidak hanya berorientasi pada capaian administratif, tetapi lebih pada perubahan budaya kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selama Ramadhan, pelayanan KUA akan dikemas dengan suasana yang lebih hangat, religius, dan tetap profesional.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang bukan hanya cepat dan tepat, tetapi juga menenangkan dan membahagiakan masyarakat. Ramadhan adalah momen yang tepat untuk memperkuat nilai pelayanan berbasis empati,” ujarnya.
Salah satu fokus utama dalam program tersebut adalah akselerasi gerakan Sakinah Maslahat. Penyuluh dan penghulu didorong lebih aktif memberikan pendampingan kepada remaja, calon pengantin, serta keluarga muda. Pendekatan yang digunakan pun diupayakan lebih humanis dan komunikatif, selaras dengan semangat pembinaan keluarga harmonis di bulan suci.
Selain itu, penataan administrasi tetap menjadi perhatian serius. Meski dalam suasana berpuasa, standar pelayanan publik dipastikan tidak mengalami penurunan. KUA Cimerak menargetkan seluruh proses pencatatan nikah, konsultasi, hingga layanan rekomendasi berjalan optimal dan responsif.
Hilman menegaskan, Ramadhan tahun ini menjadi momentum pembuktian transformasi layanan KUA di tingkat kecamatan. Menurutnya, “The Most KUA” bukan sekadar ajang kompetisi antarsatuan kerja, melainkan gerakan nyata untuk mendekatkan layanan keagamaan kepada masyarakat.
“Kami ingin warga Cimerak benar-benar merasakan bahwa KUA hadir bukan hanya sebagai lembaga pencatat nikah, tetapi sebagai mitra keluarga dalam membangun rumah tangga yang sakinah dan maslahat,” katanya.
Dengan langkah persiapan yang matang, KUA Cimerak optimistis mampu menghadirkan pelayanan Ramadhan yang lebih inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat luas. (**)
DRY






