Kata Berita

Pecah Kaca Terulang, Laptop dan Uang Rp 3 Juta Raib di Depan Dinkes Kota Banjar

×

Pecah Kaca Terulang, Laptop dan Uang Rp 3 Juta Raib di Depan Dinkes Kota Banjar

Sebarkan artikel ini

Banjar, Katajurnalis.com.

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di depan Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar, Jalan Kapten Jamhur, pada siang hari. Mirisnya, kejadian ini sudah tiga kali terjadi di lokasi yang sama.

Kali ini, korban bernama Nana Herdiana Aparatur Sipil Negara (ASN) RSUD Kota Banjar yang datang ke Dinkes Kota Banjar untuk menghadiri rapat koordinasi. Sekitar pukul 13.00 WIB, korban memarkirkan mobil Honda Freed bernomor polisi Z 1409 YK kemudian masuk gedung. Namun, belum genap 10 menit, korban mendapat kabar bahwa mobilnya telah dibobol.

“Baru sekitar 10 menit saya masuk rapat, kemudian diberi tahu kalau mobil saya pecah kacanya,” ujar Nana.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah barang berharga yang disimpan di dalam mobil raib, di antaranya satu unit laptop serta uang tunai, termasuk uang organisasi sebesar Rp3 juta. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp8 juta.

Korban menduga pelaku memecahkan kaca mobil menggunakan alat tertentu. Pecahan kaca ditemukan di bagian depan kendaraan, sementara barang-barang yang sebelumnya berada di dalam mobil sudah tidak ada.

Baca Juga  Kepergok Korbannya, Maling Motor di Ciamis Babak Belur Dikeroyok Massa dan Motornya Dibakar

“Saya juga sempat diingatkan agar barang bukti tidak dipegang terlebih dahulu,” tambahnya.

Kapolsek Banjar, AKP Yudi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa kasus pencurian dengan modus serupa telah terjadi tiga kali di kawasan depan Kantor Dinkes Kota Banjar.

“Modusnya memecahkan kaca mobil. Barang yang hilang berupa laptop dan uang tunai,” jelas AKP Yudi saat dikonfirmasi.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, meskipun hanya ditinggal dalam waktu singkat.

“Kendaraan tidak menjamin keamanan. Kami mengimbau pemilik mobil agar tidak menyimpan barang berharga di dalam kendaraan,” tegasnya.

Terkait rekaman CCTV, AKP Yudi menyebutkan kamera pengawas di sekitar lokasi memang ada, namun arah kamera menghadap ke jalan dan tidak langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

“CCTV ada, tetapi belum bisa membantu secara maksimal,” pungkasnya.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut.

Cucu Agus Lesmana – DRY