Kata Berita

Polres Pangandaran Bagi Cokelat dan Al-Qur’an untuk Pengendara Tertib Saat Ngabuburit

×

Polres Pangandaran Bagi Cokelat dan Al-Qur’an untuk Pengendara Tertib Saat Ngabuburit

Sebarkan artikel ini
Kabag Ops Polres Pangandaran Kompol Subagja saat memberikan coklat kepada salah satu anak yang tertib memakai hlem saat dibonceng orang tuanya. Foto: doc. Humas Polres Pangandaran/KJ

Pangandaran, Katajurnalis.com.

Jajaran Polres Pangandaran menggelar edukasi lalu lintas dengan pendekatan persuasif di kawasan Bundaran Marlin, Kabupaten Pangandaran, menjelang waktu berbuka puasa. Dalam kegiatan itu, petugas membagikan cokelat dan Al-Qur’an kepada pengendara yang dinilai tertib dan memenuhi kelengkapan berkendara.

Kegiatan berlangsung pada sore hari, saat arus kendaraan meningkat seiring aktivitas masyarakat yang melakukan ngabuburit. Sejumlah pengendara dihentikan untuk pemeriksaan kelengkapan, seperti penggunaan helm, kondisi spion, serta surat-surat kendaraan.

Kepala Kepolisian Resor Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas selama Ramadan, khususnya pada jam-jam rawan menjelang Magrib.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa tertib berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Pada momentum Ramadan ini, pendekatan yang kami kedepankan bersifat edukatif dan persuasif. Pengendara yang patuh kami berikan apresiasi berupa cokelat dan Al-Qur’an,” kata Ikrar, Kamis sore.

Menurut dia, Bundaran Marlin dipilih karena menjadi salah satu titik dengan tingkat kepadatan kendaraan yang cukup tinggi menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga  Citanduy Culinary Night, Suguhkan Jajanan dengan Nuansa Malam di Pinggir Sungai

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas selama Ramadan. Petugas, kata dia, lebih mengutamakan edukasi dibanding penindakan.

“Bagi pengendara yang belum lengkap, kami berikan teguran secara humanis dan diimbau segera melengkapi perlengkapan keselamatan,” ujar Yudi.

Ia menyebut waktu ngabuburit kerap menjadi periode rawan pelanggaran, terutama karena pengendara terburu-buru mengejar waktu berbuka.

“Kami mengimbau masyarakat tetap mengutamakan keselamatan. Jangan karena mengejar waktu berbuka lalu mengabaikan aturan. Helm, spion, dan surat kendaraan wajib dipenuhi,” katanya.

Salah seorang pengendara, Resta, 22 tahun, mengaku sempat cemas ketika diberhentikan petugas. Namun ia merasa lega setelah mengetahui pemeriksaan dilakukan secara persuasif.

“Awalnya deg-degan, tapi ternyata cuma diperiksa kelengkapan dan malah diberi cokelat karena lengkap,” ujarnya.

Menjelang azan Magrib, arus lalu lintas di kawasan Bundaran Marlin terpantau tetap terkendali. Kepolisian berharap pendekatan edukatif tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas, tidak hanya selama Ramadan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga  Ancam Keselamatan, Dinas LH Kota Banjar Tebang Pohon di Bahu Jalan

Agus Giantoro – DRY