Kata Berita

Tuntut Janji Politik, Aksi Mahasiswa di Kota Banjar Diwarnai Ketegangan

×

Tuntut Janji Politik, Aksi Mahasiswa di Kota Banjar Diwarnai Ketegangan

Sebarkan artikel ini

Banjar, katajurnalis.com.

Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar, diwarnai ketegangan, Rabu (29/10/2025). Puluhan mahasiswa memaksa masuk ke dalam kantor walikota, namun gerbang ditutup polisi yang berjaga. Massa sempat mendorong gerbang namun aksi mereda.

Meski akhirnya dibiarkan masuk, ketegangan kembali terjadi ketika mahasiswa memaksa masuk ke dalam kantor untuk bertemu Walikota Sudarsono. Tetapi petugas menghalanginya hingga terjadi aksi saling dorong.

Massa kecewa lantaran tidak berhasil menyampaikan aspirasinya langsung kepada Walikota. Mahasiswa PMII ini menuntut janji politik Walikota dan Wakil Walikota Banjar terkait slogan Banjar Berdaya.

“Kami meminta pemerintah agar lebih memihak hak dasar masyarakat baik di sektor Pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” kata Ketua PMII Kota Banjar, Muhammad Abdul Wahid, kepada awak media.

Mahasiswa mendorong anggaran Pendidikan bisa masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Sektor Kesehatan massa mendorong akses Kesehatan dan pelayanan yang memadai tanpa perbedaan strata sosial.

Baca Juga  Sungai Citanduy Meluap, Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir di Kalipucang

Sementara sektor ekonomi mahasiswa meminta Pemkot Banjar untuk membuka lapangan pekerjaan yang seluasnya serta optimalisasi kinerja birokrasi.

“Kami mengecam kepada seluruh oknum birokrasi dan oknum penegak hukum yang mengganggu dan mengambil keuntungan terhadap program Pembangunan di Kota Banjar,” tandas Abdul Wahid.

Aditya TW