Kata Berita

Cerita Sedih Calon Jamaah Haji yang Gagal Berangkat Tahun 2026

×

Cerita Sedih Calon Jamaah Haji yang Gagal Berangkat Tahun 2026

Sebarkan artikel ini

Banjar, katajurnalis.com.

Rangkaian proses ibadah haji 1447 H/ 2026 mulai digelar oleh Kementerian Haji dan Umrah RI. Musim haji 2026 ini sedianya menjadi tahun membahagiakan bagi pasangan Enceng Sahdi dan Sariyah, warga Lingkungan Sukamanah RT 4/17 Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar  lantaran sudah memenuhi seluruh syarat pemberangkatan haji.

Namun takdir berkata lain, Enceng dan Sariyah harus kembali menunda keinginannya untuk menunaikan rukun Islam kelima karena gagal berangkat. Pasangan itu dinyatakan tidak bisa mengikuti ibadah haji tahun 2026 karena tidak masuk dalam kuota haji Kota Banjar yang telah ditentukan oleh Kementerian Haji dan Umroh RI.

Enceng dan Sariyah sempat menunjukan banyak bukti administrasi syarat haji termasuk kain ihram yang sudah diterimanya. Encang dan Sariyah hanya bisa menatap kain ihram dan surat setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).

“Saya sedih dan resah karena tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun ini sementara semua syarat sudah saya tempuh namun tetap tidak bisa berangkat sekarang,” kata Enceng kepada katarjurnalis.com, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga  KUD Minasari Pangandaran Bagikan Tabungan “Cengcelengan” kepada Nelayan

Bahkan Enceng mengaku sudah menjalani 12 kali manasik haji di salah satu Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) di Kota Banjar bersama ratusan calon jamaah haji lainnya yang juga gagal berangkat.

“Semoga tahun depan kami diizinkan Allah untuk menunaikan ibadah haji, besar harapan kami kuota bisa bertambah dan kami bisa masuk ke dalamnya,” tambah Enceng.

Tampak beberapa anak dan kerabat Enceng turut berkumpul ketika katajurnalis.com tengah mewawancarai. Raut kesedihan tidak hanya terlihat di wajah Enceng dan Suriyah, namun keluarga pun turut merasakan rasa sedih dan rindu Baitullah.

Berbagai persiapan sudah dilakukan Enceng bersama istrinya termasuk Manasik haji, menjaga kesehatan dan memenuhi seluruh syarat administrasi haji agar mereka bisa bertolak ke tanah suci Mekah dan Madinah.

Aditya TW