Banjar, Katajurnalis.com.
Polres Banjar, Polda Jabar menyiapkan delapan pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 guna mengamankan arus mudik serta aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro mengatakan delapan pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu, tiga pos pengamanan, dan empat pos pelayanan yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di wilayah Kota Banjar.
“Dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun ini kami menyiapkan delapan pos, terdiri dari satu pos terpadu, tiga pos pengamanan, dan empat pos pelayanan,” kata Didi kepada wartawan, Kamis, 12 Maret 2026.
Menurut dia, operasi pengamanan tersebut akan melibatkan sekitar 250 personel kepolisian. Selain itu, pengamanan juga mendapat dukungan satu kompi personel TNI berjumlah sekitar 60 orang serta sejumlah instansi terkait.
“Unsur yang terlibat di antaranya Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, serta unsur relawan seperti Senkom dan Saka Bhayangkara,” jelasnya.
Didi memaparkan, keberadaan pos-pos tersebut bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama pemudik yang melintas di wilayah Kota Banjar yang menjadi jalur penghubung antar daerah.
“Salah satu pos pelayanan, kita siapkan di Masjid Baitul Jannah Banjar untuk melayani pemudik yang melintas menuju arah Pangandaran,” sebutnya.
Selain mendirikan pos pengamanan, sambung Didi, Polres Banjar juga menyiagakan tiga tim urai lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah titik.
“Kami menyiapkan tiga tim urai yang bertugas mengurai kepadatan lalu lintas apabila terjadi peningkatan arus kendaraan di Kota Banjar,” paparnya.
Meski demikian, Didi menyebut hingga saat ini kondisi lalu lintas di wilayah Kota Banjar masih relatif aman. Namun, beberapa titik tetap menjadi perhatian petugas, seperti kawasan Banjar Atas dan Jalan Siliwangi yang kerap dipadati kendaraan yang berhenti di badan jalan.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kendaraan serta kesehatan pengemudi sebelum berangkat.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan tubuh juga dalam keadaan sehat. Jika merasa mengantuk saat perjalanan, sebaiknya beristirahat di pos pelayanan atau pos pengamanan yang telah disiapkan,” imbau Didi.
Andriansyah






