Kata Berita

Pengelolaan Parkir Pangandaran Mulai Tertata, Sistem Blok Dinilai Efektif

×

Pengelolaan Parkir Pangandaran Mulai Tertata, Sistem Blok Dinilai Efektif

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, Katajurnalis.com.

Penataan kawasan sentral parkir di Pangandaran masih terus berlangsung, dengan fokus utama pada pembenahan jalur kendaraan, pengaturan parkir, serta penyediaan fasilitas pendukung bagi wisatawan.

Manager PT. Garuda General Service, Ade Ainul Yakin, mengatakan bahwa pengerjaan saat ini diprioritaskan pada akses jalur sebagai fondasi utama sebelum pengembangan fasilitas lainnya. Ia menyebut, proses ini merupakan kelanjutan dari rencana penataan yang sebelumnya ditargetkan rampung saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Untuk sementara kami fokus pada pembenahan jalur terlebih dahulu. Setelah Lebaran, jalur-jalur tersebut akan dilanjutkan dengan pengaspalan secara menyeluruh sebagai bagian dari penataan jangka panjang,” ujar Ade, Rabu (25/3/2026).

Ade menjelaskan, kebijakan penataan juga mencakup penonaktifan area parkir di sepanjang pesisir pantai. Kendaraan kini diarahkan di kawasan eks Pasar Wisata, guna mengurangi kepadatan di area pantai.

“Area parkir di pesisir sudah tidak difungsikan lagi. Kendaraan dialihkan ke sentral parkir agar lebih tertata,” katanya.

Baca Juga  Komunitas Lansia dan Jabar Bergerak Tanam 200 Pohon di Sport Center Kota Banjar

Meski demikian, pada masa libur dengan tingkat kunjungan tinggi, masih ditemukan pengunjung yang memarkir kendaraan di zona terlarang. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra dalam mengatur arus lalu lintas sekaligus melakukan pengawasan.

“Kami harus memastikan jalur masuk dan keluar tetap lancar. Kalau tidak terkontrol, bisa terjadi penumpukan seperti yang sempat terjadi di pintu tengah,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa, pihak pengelola telah menambah kesiapan personel di lapangan. Ade menilai, meskipun volume kendaraan meningkat, sistem parkir saat ini sudah lebih teratur karena pembagian blok dan alur kendaraan yang lebih jelas.

Di sisi lain, pembangunan fasilitas umum seperti toilet masih dalam tahap bertahap. Saat ini direncanakan tiga titik awal, dengan target pengembangan hingga lima titik yang akan dilengkapi sekitar 10 bilik toilet dan 12 bilik bilas. Pengerjaan fasilitas tersebut dijadwalkan berlanjut setelah masa Lebaran.

Selain itu, aspek kebersihan juga menjadi perhatian. Pengelola bekerja sama dengan DLHK Kabupaten Pangandaran yang menurunkan sekitar 20 petugas kebersihan setiap hari untuk menjaga kondisi kawasan pantai. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan armada operasional.

Baca Juga  Dari Catering ke Program MBG, Neti Prioritaskan Kualitas Makanan untuk 2.922 Penerima Manfaat

Ke depan, pengelola juga merancang pembangunan lokasi penampungan sampah terpadu yang akan ditempatkan secara strategis agar tidak berdekatan dengan area pedagang di kawasan eks Pasar Wisata.

“Penempatan ini penting untuk menjaga estetika kawasan sekaligus menghindari gangguan bau,” pungkas Ade.

Agus Giantoro