Kata Pendidikan

Kontingen Kwarcab Kota Banjar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII 2026

×

Kontingen Kwarcab Kota Banjar Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII 2026

Sebarkan artikel ini

Banjar – katajurnalis.com.

Acara pelepasan berlangsung penuh khidmat dan diselimuti rasa haru. Keikutsertaan Kontingen Kota Banjar dalam ajang kepanduan tingkat nasional lima tahunan ini menjadi cerminan komitmen kuat daerah dalam mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berkarakter Pancasila.

Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Banjar dan pengurus Kwarcab menegaskan dukungan penuh terhadap tumbuh kembang Pramuka Penggalang yang menjadi duta daerah di tingkat nasional.

Pelepasan dihadiri oleh Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Banjar H. Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar, Sekretaris Daerah Kota Banjar, serta Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Banjar Hetti Sudarsono beserta jajaran pengurus Kwartir Cabang, para Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kota Banjar, para pembina pendamping, pamong saka, hingga jajaran orang tua atau wali murid.

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Banjar, H. Sudarsono, mengungkapkan rasa bangga sekaligus harunya dapat berdiri di hadapan para kader muda kepramukaan terbaik Kota Banjar. Beliau menegaskan bahwa momen berada di tengah-tengah anggota Pramuka senantiasa menghidupkan kembali nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan yang mendasar.

“Adik-adik adalah bagian dari wajah Kota Banjar. Keberangkatan kalian bukan hanya untuk mengikuti sebuah kegiatan rutin lima tahunan, tetapi kalian membawa nama baik sekolah, membawa kehormatan keluarga, membawakan nama Kwartir Cabang, dan tentunya menjunjung tinggi nama baik Kota Banjar di kancah nasional,” ujar H. Sudarsono dalam pengarahannya.

Sudarsono berpesan agar seluruh Pramuka Penggalang dari Kota Banjar senantiasa menunjukkan karakter khas daerah dengan disiplin, mandiri, santun dalam bersikap, tangguh menghadapi tantangan perkemahan, serta cakap berkolaborasi dengan peserta dari ribuan kabupaten dan kota se-Indonesia.

Menurutnya, keberagaman suku, bahasa, dan budaya yang terkumpul di Buperta Cibubur harus dijadikan wadah untuk memperluas cakrawala berpikir dan mempererat tali persaudaraan kebangsaan.

Sudarsono menyebut raihan prestasi dan penghargaan memang menjadi target yang menggembirakan, namun proses pembentukan karakter dan pengalaman hidup selama mengikuti Jamnas memiliki nilai yang jauh lebih hakiki dan berjangka panjang.

“Jangan hanya fokus mengejar gelar atau prestasi semata, tetapi jadilah pribadi yang berkarakter kuat dan mampu menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya. Berangkatlah sebagai peserta yang rendah hati, pulanglah dengan membawa jutaan pengalaman berharga, dan tumbuhlah menjadi generasi emas yang lebih baik untuk masa depan Kota Banjar,” tuturnya menegaskan.

Mengingat padatnya dinamika kegiatan Jambore Nasional yang berlangsung selama lebih dari satu pekan dengan cuaca lapangan yang berubah-ubah, H. Sudarsono mengingatkan peserta untuk memprioritaskan kesehatan fisik dan daya tahan mental.

Berbagai simulasi ketangkasan, kegiatan penjelajahan, pentas seni budaya, hingga lokakarya teknologi membutuhkan stamina yang optimal.

Baca Juga  Sumur Siluman, Sumber Air yang Tidak Pernah Surut Dihantam Kemarau Panjang

Selain aspek kesehatan pribadi, prinsip kekompakan tim dan rasa kekeluargaan antaranggota regu wajib dijaga secara konsisten. Sudarsono meminta agar seluruh peserta mengembangkan toleransi, tidak mudah terpancing emosi atau menyalahkan kawan saat menghadapi kendala teknis di lapangan, serta sigap beradaptasi dengan kondisi iklim dan lingkungan perkemahan Cibubur.

Senada dengan Ketua Mabicab, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Banjar, Hetti Sudarsono, turut memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kontingen yang berhasil lolos hingga tahap puncaknya untuk mewakili Kota Banjar di ajang nasional.

“Selamat untuk seluruh anggota kontingen Kota Banjar yang hari ini resmi dilepas menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026. Kami mendoakan semoga perjalanan menuju lokasi lancar, seluruh anggota senantiasa diberikan kesehatan, mampu meraih hasil maksimal, dan meraih sukses dalam setiap wahana kegiatan,” ujar Hetti Sudarsono.

Dalam pengarahannya, Hetti menekankan secara khusus bahwasanya durasi Jamnas XII terbilang cukup lama dan menguras energi. Oleh sebab itu, pola makan, kecukupan istirahat, dan kebersihan diri serta lingkungan tenda harus dikontrol secara disiplin oleh masing-masing peserta dan dibimbing oleh pembina pendamping.

“Saya tegaskan sekali lagi untuk seluruh adik-adik dan pendamping: jaga kesehatan selama pelaksanaan di Jamnas karena durasinya lumayan lama. Kesehatan adalah kunci utama agar adik-adik dapat menyerap ilmu dan menikmati seluruh rangkaian acara tanpa hambatan,” tegas Hetti.

Hetti juga meminta seluruh anggota kontingen untuk selalu menjaga suasana kondusif dan mempererat solidaritas internal. Di perkemahan skala besar yang mempertemukan ratusan ribu pramuka dari seluruh penjuru Tanah Air hingga utusan mancanegara, kemampuan berinteraksi secara santun dan mandiri menjadi fondasi utama penentu citra positif daerah.

“Jaga senantiasa kondusivitas dan solidaritas antar sesama rekan satu tim maupun kontingen lain. Jangan mudah saling menyalahkan jika ada kendala, ingatlah bahwa kita sedang berada di daerah orang lain. Di situlah letak ujian kemandirian bersama yang sesungguhnya,” tambah Hetti.

Keberhasilan kontingen tidak lepas dari peran vital para pembina dan pembimbing lapangan. Hetti Sudarsono secara khusus menitipkan pesan kepada para pembina pendamping agar senantiasa mendampingi para peserta dengan pendekatan yang persuasif, ramah anak, sabar, serta mengedepankan keteladanan dalam setiap momen perkemahan.

Di sisi lain, jajaran Kwarcab Kota Banjar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada para orang tua dan wali peserta. Kepercayaan yang diberikan oleh para orang tua untuk melepas anak-anak mereka mengikuti kegiatan kepramukaan skala nasional ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia unggul di Kota Banjar sejak usia dini.

Baca Juga  Milad ke-21 Kemenag Kota Banjar, Perkuat Ukhuwah dan Komitmen Pelayanan Masyarakat

Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Buperta Cibubur mengusung berbagai klaster kegiatan modern yang dirancang untuk merespons tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai Dasa Darma dan Tri Satya. Selama 13–21 Agustus 2026, Kontingen Kota Banjar akan berpartisipasi dalam beragam program inovatif, antara lain:

  1. Kegiatan Pengembangan Diri & Teknologi: Workshop digital, pengenalan robotika, literasi media sosial sehat, serta kewirausahaan muda kepramukaan.
  2. Ketangkasan & Petualangan Antariksa Perkemahan: Halang rintang, orienteering, navigasi darat, simulasi penyelamatan bencana (SAR), dan olahraga arus deras/air.
  3. Bakti Masyarakat & Wawasan Lingkungan: Penanaman pohon, pengelolaan sampah terpadu (go green), kampanye edukasi kebersihan, serta bakti sosial ke desa binaan sekitar Buperta.
  4. Pentas Seni & Pertukaran Budaya Daerah: Festival budaya nusantara, Karnaval Kebangsaan, malam keakraban, serta pertukaran cinderamata khas Kota Banjar kepada kontingen daerah lain dari Sabang sampai Merauke.
  5. Wawasan Kebangsaan & Bela Negara: Diskusi interaktif kepemimpinan muda, forum persaudaraan nasional, serta peringatan Hari Pramuka dan HUT Ke 81 Republik Indonesia di lapangan utama Cibubur.

Sebelum resmi dilepas, kontingen Kwarcab Kota Banjar telah menjalani proses seleksi dan pembekalan insentif selama beberapa bulan. Para peserta dilatih keterampilan fisik, pengetahuan kepramukaan umum, pembuatan gapura dan miniatur pionering, hingga latihan seni pertunjukan khas Pasundan yang siap dipamerkan di panggung budaya Jamnas XII.

Kesiapan logistik, perlengkapan medis, tenda standar nasional, serta fasilitas pendukung lainnya telah dipastikan lengkap dan aman oleh tim pendukung Kwarcab Kota Banjar, sehingga kontingen dapat bertolak menuju Jakarta dengan kesiapan 100 persen.

Keikutsertaan Pramuka Penggalang Kota Banjar di Jambore Nasional XII 2026 diharapkan mampu menjadi akselerator dalam membentuk profil pemuda Banjar yang berakhlak mulia, berwawasan luas, mandiri, serta berjiwa patriotik. Pengalaman melintas perkemahan nasional ini bakal menjadi kenangan manis dan bekal kepemimpinan berharga saat mereka kelak menjadi pemuda penentu arah pembangunan daerah.

Seusai seremoni pelepasan, rombongan kontingen dengan seragam Pramuka lengkap dan kacu merah putih melangkah mantap menuju bus pemberangkatan, siap mengukir sejarah manis bagi Kota Banjar di panggung kepramukaan Indonesia.

“Jaga kesehatan, jaga kekompakan, jaga nama baik Kota Banjar, dan nikmati setiap proses pembelajarannya. Kota Banjar sangat bangga kepada kalian semua. Berangkatlah dengan semangat membara, pulanglah dengan membawa sejuta kebanggaan. Salam Pramuka!” pungkas H. Sudarsono menutup amanat pelepasan.

Ucup – ATW