Kata Berita

4 Bocah Kakak Beradik Tenggelam di Sungai, Ibu Histeris Pingsan

×

4 Bocah Kakak Beradik Tenggelam di Sungai, Ibu Histeris Pingsan

Sebarkan artikel ini

Banjar-katajrunalis.

Isak tangis dan histeria menyelimuti warga RT 7, RW 2, Dusun Sukamulya, Desa Sukamukti, Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Jawa Barat. Empat anak kecil yang merupakan kakak beradik dilaporkan tenggelam di Sungai Cise’el, Selasa (1/9/2026).

Insiden tragis tersebut merenggut nyawa N (5) lantaran tewas tenggelam. Sementara tiga kakak adiknya berhasil selamat. Diduga kuat, korban tenggelam karena tidak bisa berenang saat mencoba masuk ke area sungai yang dalam.

Peristiwa memilukan ini bermula ketika keempat kakak beradik tersebut sedang asyik bermain di bibir Sungai Cise’el yang lokasinya tidak jauh dari rumah mereka. Namun, tidak lama kemudian, mereka memutuskan untuk berenang ke dalam sungai.

Saat asyik berenang, korban tiba-tiba terseret arus dan tenggelam. Melihat adiknya tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan, saudara-saudaranya yang panik langsung berlari pulang ke rumah untuk memberitahu orang tua mereka dan meminta pertolongan warga sekitar.

Ibu korban yang datang ke lokasi, menemukan N sudah tidak bernyawa. Setelah berhasil dievakuasi dari sungai, korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis darurat. Namun sayang, nyawa bocah malang tersebut sudah tidak tertolong.

Baca Juga  BPBD Ciamis Catat Ribuan Warga di 2 Kecamatan Terdampak Kekeringan

“Saya kaget ketiak anak lari sambil teriak minta tolong, kemudian istri saya mengikuti anak kea rah Sungai dan ternyata anak Perempuan saya tenggelam,” ucap ayah korban, Hadi Suseno.

Suasana haru semakin pecah saat jenazah Nazma dibawa kembali ke rumah duka. Ibu dan ayah korban yang syok langsung jatuh pingsan karena tidak kuasa menahan kesedihan mendalam melihat buah hati mereka sudah terbujur kaku.

Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka dan bersiap untuk dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum setempat. Warga dihimbau untuk lebih memperketat pengawasan terhadap anak-anak mereka, terutama yang beraktivitas di dekat aliran sungai.

Ucup – ATW