Ciamis, katajurnalis.com.
Kemarau panjang masih berlangsung dan terus meluas. BPBD Ciamis merilis 2.700 jiwa di 3 kecamatan kini kesulitan air bersih akibat sumber air warga mengering. 3 kecamatan tersebut yakni Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar dan Kecamatan Cidolog.
Menyikapi krisis air bersih tersebut, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS Citanduy) kini mulai mendistribusikan air bersih menggunakan truk tangki.
“Kami bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga yang terdampak kemarau,” ucap Kepala BBWS Citanduy, Roy Panagom Pardede melalui Satker OP, Andi Widyanto kepada katajurnalis.com, Jumat (24/7/2026).

Suplai air bersih kali ini difokuskan di wilayah Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Ciamis. Ribuan liter air bersih dikirim truk tangki kemudian ditampung di tandon milik PDAM dan warga setempat.
BBWS Citanduy menyebut siap membantu pemerintah daerah untuk distribusi air bersih. Selain memiliki sumber air sendiri, BBWS Citanduy juga mensiagakan beberapa armada truk tangki.
“Kapan pun kami siap membantu pemerintah daerah untuk mengatasi krisis air bersih akibat kemarau ini,” tambah Roy.
Warga mengaku sudah lebih dari 2 bulan ini kekurangan air bersih. Sumur mereka kering akibat kemarau sehingga untuk memenuhi kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) warga sangat mengandalkan pasokan air bersih.
“Sudah lebih 2 bulan ini kami kesulitan air bersih pak, sumur sudah kering,” kata Mimin (59) warga RT 25, Dusun Panamun.
Mimin dan warga lainnya mengaku sangat terbantu oleh pasokan air bersih tersebut. Sementara untuk kebutuhan minum dan memasak, warga terpaksa merogoh kocek membeli air kemasan.
“Air bantuan ini dipakai mencuci dan mandi, kalau untuk minum dan masak kami beli air galon,” tambah Mimin.
Data rekapitulasi BPBD Ciamis menyebutkan, wilayah yang terdampak tersebar beberapa desa di Kecamatan Banjarsari dan Banjaranyar serta Kecamatan Cidolog. Total volume air bersih yang telah didistribusikan hingga Jumat siang (24/7/2026) mencapai 55.000 liter.
“Wilayah yang terdampak kekeringan dan membutuhkan air bersih di Ciamis sudah kami petakan. Tahun 2026 ini ada 3 kecamatan dengan 10 dusun yang menjadi prioritas droping air,” kata Kalak BPBD Ciamis, Ani Supiani kepada katajurnalis.com, Jumat (24/7/2026).
Aditya TW






