Banjar, katajurnalis.com.
Berbekal informasi dan berbagai petunjuk, unit Resmob Satreskrim Polres Banjar berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan Asep Komara, juru parkir di pertigaan lapang golf jalan Siliwangi.
Kurang dari 24 jam, Resmob menemukan keberadaan pelaku Syarif alias Uup di kawasan Pasir Koja Bandung, Jumat petang (7/8/2026). Tersangka sempat melakukan perlawanan namun berkat kesigapan petugas, Syarif berhasil ditangkap.
Sebelum ditangkap, Syarif diketahui sedang menunggu uang hasil penjualan ponsel miliknya. Ponsel pelaku dijual murah ke salah satu pedagang di Pasir Koja. Namun saat menunggu, polisi terlebih dahulu mengendus keberadaannya.
“Petunjuk dari olah TKP dan informasi warga kami berhasil menangkap tersangka di kawasan Pasir Koja Bandung ketika melarikan diri tujuan ke Jakarta,” kata Kapolres Banjar, AKBP Didi saat konferensi pers, Sabtu (8/8/2026).
Kepada petugas tersangka mengaku puas sudah menghabisi nyawa korban rekan sesama juru parkir. Syarif mengaku puas telah menghabisi nyawa korban lantaran dendam karena uang hasil parkir tidak diberikan kepada tersangka.
“Tersangka dendam kepada korban karena uangnya tidak dibagikan,” tambah Kapolres.
Ketika ditanya Kapolres, tanpa wajah bersedih, tersangka mengaku tidak menyesal telah membunuh rekannya.
“Dia (korban-RED) sok berkuasa dan sering mengejek saya,” ucap tersangka Syarif.
Pelaku dijerat pasal berlapis yakni 459 KUHP ancaman hukuman 20 tahun penjara, lalu 458 KUHP ancaman hukuman 15 tahun penjara serta pasal 466 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun.
Sebelumnya diberitakan warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Nasional Siliwangi, Kota Banjar, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya yang tergeletak di depan sebuah warung, Jumat (7/8/2026). Korban diketahui bernama Asep Komara, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kawasan pertigaan lapangan Golf BBWS.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh istrinya sendiri, Elom. Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, istri korban sempat mencari keberadaan suaminya sejak Kamis malam. Pencarian tersebut berakhir saat ia menemukan Asep dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka serius di bagian perut.
“Istrinya sempat berteriak minta tolong. Warga yang mendengar langsung berdatangan ke lokasi dan melihat korban sudah terkapar,” ujar Lia, salah seorang saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
Aditya TW






