Kota Banjar, katajurnalis.com
Musim kemarau diperkirakan berlangsung panjang. Warga di 10 desa di Kota Banjar dilaporkan sudah merasakan dampak kemarau. Sumber mata air warga sudah lebih dari sebulan ini mengering akibat kemarau.
10 desa tersebut berada di 4 Kecamatan di Kota Banjar yaitu Kecamatan Pataruman, Langensari, Purwaharja dan Kecamatan Banjar. BPBD Kota Banjar disebut sudah menerima laporan permintaan dari warga dan kini tengah melakukan distribusi air bersih.
“Laporan sudah kami terima dan terdapat 10 desa di empat kecamatan yang membutuhkan air bersih, kami terjunkan truk tangki untuk proses penyaluran air bersih,” kata Kalak BPBD Kota Banjar, Ruhimat kepada katajurnalis.com, Senin(21/7/2026).
Ruhimat menyebut, 10 desa tersebut berdasarkan laporan yang diterima BPBD Kota Banjar tahun 2025 lalu. Tahun 2026 ini diperkirakan kondisi serupa akan kembali terjadi. Dalam satu hari BPBD Kota Banjar bisa mendistribusikan air bersih lebih dari 15 ribu liter.
“Distribusi air ini tergantung permintaan warga, kami selalu siap menyalurkan air bersih,” tambah Ruhimat.
Pihak BPBD mengaku distribusi air bersih ini melibatkan PDAM Tirta Anom dengan meminjam tandon berukuran besar. Sebanyak 28 buah tandon akan digunakan untuk menampung air bersih dari truk tangki.
Ruhimat menambahkan bila ada pihak yang ingin memberi bantuan, BPBD Kota Banjar siap memfasilitasinya.
“Kami menerima laporan BBWS Citanduy akan memberikan bantuan air bersih dengan menggunakan truk tangki milik BBWS,” tandas Ruhimat.
10 desa/kelurahan yang dilaporkan terdampak kemarau yakni :
1. Hegarsari
2. Situbatu
3. Cibeureum
4. Neglasari
5. Binangun
6. Karyamukti
7. Batulawang
8. Sukamukti
9. Waringinsari
10. Raharja
Sebelumnya dikabarkan ratusan warga di Dusun Pangadegan, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, kesulitan air bersih. Kini mereka sedikit lega lantaran sudah mendapatkan pasokan air.
Aditya TW






