Ciamis, katajurnalis.com.
Warga Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican, digegerkan oleh petani yang tewas di area persawahan blok Ketapang, Senin pagi (27/7/2026). Warga kemudian berdatangan untuk melihat mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut.
Belakangan diketahui, korban Bernama Sukarjo (62) warga RT 4 RW 2, Dusun Sidamulya, Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican. Menurut saksi mata, Riki dan Sumarno, sebelum ditemukan tewas, korban terlihat masih melakukan aktivitas bercocok tanam di sawah.
Namun beberapa waktu kemudian, Saksi melihat korban tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di tengah sawah. Saat dihampiri, korban dalam kondisi terlentang tidak sadarkan diri dan ketiak diperiksa, korban sudah tidak bernafas.
“Pak Sukarjo awalnya masih terlihat menyabit rumput tapi tiba-tiba jatuh,” kata Riki.
Saksi kemudian memanggil warga lain dan meminta tolong untuk membawa korban keluar dari area sawah. Warga sempat memeriksa kembali kondisi korban namun Sukarjo sudah tidak bernyawa.
Istri Sukarjo yang datang ke Lokasi, langsung histeris melihat suaminya terbujur kaku tidak bernyawa. Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Menurut pihak keluarga, korban diketahui memiliki Riwayat sakit asma dan saat peristiwa terjadi, kondisi korban sedang mengalami sakit flu. Petugas dari Polsek Pamarican yang datang ke rumah duka, menerima penolakan untuk otopsi jasad Sukarjo dengan menyerahkan surat pernyataan pihak keluarga.
Hasil pemeriksaan medis, polisi menyebut tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga kuat Sukarjo tewas akibat kelelahan dan sakit yang dideritanya.
Aditya TW






