Banjar, katajurnalis.com
Kekeringan akibat musim kemarau masih berlangsung. Kota Banjar salah satu wilayah yang kini terdampak kemarau panjang. Ratusan jiwa di Dusun Girimulya, RT 1 RW 13, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman saat ini sangat membutuhkan air bersih.
PMI Kota Banjar yang baru mendapatkan bantuan truk tangki dari PMI Jawa Barat, langsung digunakan untuk mendistribusikan air bersih. Selama 3 hari ini, sebanyak 15 ribu liter sudah disalurkan PMI Kota Banjar di 3 wilayah yang kekeringan.
“Alhamdulillah PMI Kota Banjar mendapatkan bantuan guna pakai satu unit truk tangki kapasitas 5 ribu liter, kami langsung pakai untuk mengirim air bersih untuk warga yang terdampak kekeringan,” kata ketua PMI Kota Banjar, Supratman kepada katajurnalis.com, Selasa (28/7/2026).

Supratman menyebut penyaluran air bersih oleh PMI Kota Banjar itu berdasarkan permintaan dari warga. Proses permintaan dan penyaluran dilakukan 24 jam.
“Kami tidak memiliki data daerah yang membutuhkan, maka pengiriman air bersih dilakukan atas dasar permintaan warga, kami siap 24 jam,” tambah Supratman.
Bagi warga yang membutuhkan air bersih bisa mendatangi kantor PMI Kota Banjar di Jalan RE Kosasih atau menghubungi no Whatsapp 081222199647.
Sementara menurut ketua RT 1, sebanyak 125 jiwa sudah 2 bulan kesulitan air bersih. Sumur warga mengering akibat kemarau sehingga warga saat ini sangat membutuhkan pasokan air bersih.
“Sumur sudah 2 bulan kering karena kemarau pak, warga kami saat sangat bergantung pada bantuan air bersih,” ucap ketua RT 1, Ridwan.
Ridwan menyebut untuk memenuhi kebutuhan minum dan memasak, warga terpaksa membeli air kemasan. Sementara untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) warga terpaksa mengkonsumsi air sungai Cise’el yang juga debitnya mulai surut akibat kemarau.
Ridwan berharap bantuan air bersih ini bisa terus dilakukan hingga musim kemarau berlalu.
“Semoga bantuan air bersih ini bisa terus dikirim sampai masuk musim hujan nanti,” tambah Ridwan.
BPBD Kota Banjar mencatat, sebanyak 10 desa di 4 kecamatan merupakan wilayah rawan kekeringan. Warga diimbau agar hemat menggunakan air bersih.
“Kemarau rawan terjadi kekeringan yang menyebabkan warga sulit air bersih, diimbau agar hemat air dan tidak membakar sampah sembarangan,” ucap Kalak BPBD Kota Banjar, Ruhimat.
Aditya TW






