Kata Berita

Kemarau Panjang masih Berlangsung, Polres Banjar, BPBD dan PMI Sinergi Salurkan Air Bersih

×

Kemarau Panjang masih Berlangsung, Polres Banjar, BPBD dan PMI Sinergi Salurkan Air Bersih

Sebarkan artikel ini

Banjar, katajurnalis.com.

Dampak musim kemarau panjang kian meluas dan memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kota Banjar. Menanggapi kondisi kritis tersebut, jajaran Polres Banjar menerjunkan bantuan kemanusiaan. Kapolres Banjar, AKBP Didi Dewantoro, turun langsung memimpin pendistribusian 5.000 liter air bersih untuk warga Dusun Pangasinan, Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Rabu (5/8/2026).

​Aksi tanggap darurat ini dilaksanakan secara bersinergi bersama BPBD Kota Banjar dan PMI Kota Banjar. Penyaluran pasokan air bersih difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat yang sumber air seperti sumur telah mengering total dalam beberapa minggu terakhir.

​Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan bahwa distribusi air ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan bagian dari komitmen pelayanan masyarakat yang telah berjalan secara intensif dan rutin selama dua pekan terakhir.

​”Kita melihat langsung di lapangan betapa memprihatinkannya situasi kemarau saat ini. Sumur-sumur warga mayoritas sudah tidak mengalirkan air. Karena itu, pemenuhan kebutuhan dasar air bersih hari ini kami dorong penuh bersama mitra dari PMI dan BPBD. Insya Allah, skema penyaluran ini akan terus berlanjut secara berkala sampai kondisi membaik,” ujar AKBP Didi Dewantoro di lokasi penyaluran.

Baca Juga  Ramadan, Polres Pangandaran Perkuat Silaturahmi Lewat Tarling

​Penyaluran 5.000 liter air di Dusun Pangasinan ini mencatatkan tahap penyaluran ketiga yang difasilitasi langsung oleh jajaran Polres Banjar. Langkah serupa dipastikan akan menyisir titik-titik krisis air lainnya secara bergantian.

​Berdasarkan pemetaan dan asesmen komprehensif yang dilakuakan oleh BPBD Kota Banjar bersama PMI, dampak kekeringan telah menyebar di sembilan Rukun Tetangga (RT) yang tersebar pada beberapa wilayah prioritas, meliputi Desa Binangun, ​Desa Sukamukti dan Desa Batulawang.

​​​Selain fokus pada penanganan air bersih, AKBP Didi Dewantoro turut menggarisbawahi potensi bahaya sekunder yang mengintai selama puncak musim kemarau, yaitu bahaya kebakaran.

​”Kami imbau seluruh lapisan masyarakat untuk ekstra waspada. Hindari membakar sampah sembarangan dan jangan membuang puntung rokok yang masih menyala di area semak atau lahan kering. Cuaca yang sangat terik dan angin kencang membuat potensi kebakaran lahan maupun permukiman meningkat drastis,” tegasnya.

​Jeritan Warga: Menghemat Hingga Beli Air Galon untuk Kebutuhan Pokok

​Di lokasi pembagian air, antusiasme dan rasa lega tampak dari deretan warga yang mengantre membawa jeriken serta ember. Salah seorang warga Dusun Pangasinan, Siti Munawar, mengungkapkan bahwa kekeringan telah melumpuhkan aktivitas harian sekitar 50 Kepala Keluarga (KK) di lingkungannya selama kurang lebih satu bulan terakhir.

Baca Juga  Dukung infrastruktur irigasi dan ketahanan pangan, BBWS Citanduy Serah Terima Program P3TGAI

​”Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan terbantu dengan kedatangan truk air ini. Sumur kami sudah mengering total sejak sebulan lalu. Untuk mandi, mencuci, dan memasak kami harus super hemat, bahkan sering kali satu rumah cuma jatah satu sampai dua ember sehari,” tutur Siti.

​Siti menceritakan, keterbatasan pasokan air perpipaan lokal membuat warga terpaksa merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air galon kemasan demi memenuhi konsumsi minum dan memasak sehari-hari.

​”Ini sudah bantuan ketiga yang kami terima dari Polres dan tim gabungan. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh petugas. Harapan kami cuma satu, selama hujan belum turun, mohon pasokan air bersih ini bisa terus dikirim rutin,” pungkasnya.

Guna mempermudah jangkauan bantuan, Kapolres membuka akses pelaporan langsung bagi masyarakat yang wilayahnya mengalami kelangkaan air bersih yang belum terjangkau di layanan Darurat Polres Banjar 110 (Bebas Pulsa) dan Posko BPBD Kota Banjar serta PMI Kota Banjar.

Ucup – Aditya TW